Tasrif M. Saleh Berharap Kapolri Baru Bawa Polri Semakin Dicintai Masyarakat

Hukum318 Dilihat

HukumID | Jakarta – Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mendapat perhatian dari Ketua Umum LBH MABES, Dr. Tasrif M. Saleh, S.H., M.H. Ia berharap kepemimpinan Kapolri baru dapat memperkuat kepercayaan dan kedekatan Polri dengan masyarakat.

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri untuk menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Usulan tersebut disampaikan melalui Surat Presiden (Surpres) kepada Ketua DPR RI Nomor R57/Surpres/09/2026 tertanggal 30 September 2026.

Tasrif menilai pergantian kepemimpinan di tubuh Polri merupakan momentum untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan baru.

“Pergantian ini, dari Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, semoga membuat Polri semakin dicintai oleh masyarakat,” ujar Tasrif dalam keterangan tertulis, Kamis (1/10/2026).

Akademisi Universitas Jayabaya tersebut mengatakan, selama kepemimpinan Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sejumlah program yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat telah dijalankan. Menurutnya, program-program tersebut perlu dilanjutkan dan diperkuat agar sejalan dengan agenda pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Harapannya kepada Kapolri baru ini untuk melanjutkan program-program yang baik dan memulai hal-hal yang berdampak positif bagi institusi yang belum dicetuskan oleh Kapolri sebelumnya,” kata Tasrif.

Soroti Program 100 Hari Kapolri Baru

Sementara itu, dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di Komisi III DPR RI pada 1 Oktober 2026, Komjen Suyudi Ario Seto memaparkan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.

Beberapa agenda tersebut mencakup penciptaan ruang publik yang aman, pemberantasan sekaligus pemulihan kawasan narkoba, pemberantasan judi daring dan penipuan digital, serta penguatan peran Polres dan Polsek.

Tasrif menilai program tersebut dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat.

Wakil Ketua Umum PERADI Profesional itu berharap program yang telah disampaikan Suyudi tidak berhenti sebagai target awal kepemimpinan, tetapi dapat diwujudkan melalui kebijakan dan kerja nyata di lapangan.

“Kami meyakini dan percaya dengan program 100 hari Kapolri baru ini, institusi Polri semakin dicintai masyarakat. Suyudi memiliki program untuk Polri yang semakin dicintai oleh masyarakat,” pungkas Tasrif.