Kebakaran KM Barcelona V A: Polda Sulut Tetapkan IB sebagai Tersangka

Nasional504 Dilihat

HukumID | Manado – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara terus melakukan upaya penegakan hukum pascakejadian terbakarnya KM Barcelona V A di perairan Desa Talise, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, pada Minggu (20/7/2025).

Direktur Polairud Polda Sulut, Kombes Pol. Eko Wimpiyanto Hardjito, dalam keterangannya pada Selasa (22/7), menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut serta mengapresiasi para nelayan dan warga sekitar yang turut membantu proses evakuasi penumpang.

“Polda Sulawesi Utara turut berduka cita atas kejadian tersebut, dan kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga yang bahu-membahu mengevakuasi penumpang bersama pihak terkait,” ujarnya di Mapolda Sulut.

Kombes Eko menjelaskan bahwa langkah awal yang dilakukan pihak kepolisian adalah mengevakuasi korban serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP). Hingga saat ini, proses penyisiran dan pemadaman api di lokasi kapal masih terus dilakukan.

Pada Minggu malam (20/7), Polda Sulut membentuk tim penyidikan khusus. Gelar perkara pun digelar dengan melibatkan Ditreskrimsus, Ditreskrimum, Itwasda, serta satuan kerja terkait untuk menentukan arah penyidikan.

“Berdasarkan hasil gelar perkara, diterbitkan Laporan Polisi Model A sebagai dasar penyidikan lebih lanjut,” ujar Kombes Eko.

Dalam proses penyidikan, tim penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk anak buah kapal (ABK), penumpang, dan nakhoda. Selain itu, dilakukan visum terhadap tiga korban, serta identifikasi dan olah TKP bekerja sama dengan Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sulut.

“Setelah pemeriksaan saksi-saksi, penyidik menyimpulkan perlunya peningkatan status dan menetapkan satu orang tersangka berinisial IB,” ungkap Kombes Eko.

Ia menambahkan, penyidik juga sedang menyusun langkah lanjutan untuk mengurai peran masing-masing kru kapal dalam insiden tersebut.

“Upaya penegakan hukum masih terus berproses. Saat ini kami sedang mengumpulkan alat bukti secara menyeluruh. Mohon dukungan masyarakat agar proses penyidikan dapat berjalan cepat dan tuntas hingga ke tahap persidangan,” pungkasnya.