Prof Adnan: Mahasiswa Gagal Berulang, Dosen Pembimbing Harus Dievaluasi

Nasional179 Dilihat

HukumID | Jakarta – Rektor Universitas Pancasila, Prof. Dr. Adnan Hamid, S.H., M.H., M.M, menekankan pentingnya peran aktif promotor dan dosen pembimbing dalam mempercepat penyelesaian studi mahasiswa, khususnya pada jenjang doktoral.

Hal tersebut diutarakannya saat buka bersama Program Doktor Ilmu Hukum (PDIH) Universitas Pancasila, Jumat (27/2/2026). Menurut Prof. Adnan, paradigma lama dalam sistem pembimbingan sudah tidak lagi relevan. Promotor, kata dia, tidak bisa bersikap pasif dan menyerahkan sepenuhnya proses penyusunan disertasi kepada mahasiswa.

“Sekarang promotor harus aktif mengingatkan, menjemput bola, dan memantau progres mahasiswa. Tidak boleh dibiarkan berlarut-larut hingga masa studi melewati batas ideal,” tegasnya.

Ia menyoroti masih adanya mahasiswa doktoral yang menempuh masa studi hingga 14 semester. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian bersama agar tidak terus berulang.

Selain peran promotor, Prof. Adnan juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap kinerja dosen pembimbing. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu merupakan salah satu indikator efektivitas sistem pembimbingan.

“Kalau ada mahasiswa yang berkali-kali tidak lulus, bukan hanya mahasiswanya yang dievaluasi. Dosen pembimbing juga harus dievaluasi. Kita harus hadir membantu dan membimbing mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, dosen dituntut lebih proaktif dalam memberikan arahan yang jelas serta memastikan mahasiswa tidak kehilangan arah dalam proses akademik.

Dalam kesempatan tersebut juga disebutkan bahwa angkatan pertama program doktoral yang berjumlah 20 mahasiswa ditargetkan lulus seluruhnya. Prof. Adnan mengapresiasi semangat kolektif setiap angkatan yang saling mendorong untuk menyelesaikan studi secara bersama.

Menurutnya, budaya akademik yang sehat hanya dapat dibangun melalui kolaborasi yang kuat antara pimpinan, dosen, dan mahasiswa. Dengan sinergi tersebut, ia optimistis kualitas lulusan dan reputasi institusi akan semakin meningkat.