Ketua MA Lepas Purnabakti Ketua PT TUN Jakarta H. Oyo Sunaryo

Nasional634 Dilihat

HukumID.co.id, Jakarta – Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., secara resmi melepas Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (TUN) Jakarta, H. Oyo Sunaryo, S.H., M.H., yang telah memasuki masa purnabakti. Acara pelepasan tersebut digelar pada Kamis, 26 Juni 2025, bertempat di Aula Pengadilan Tinggi TUN Jakarta.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non-Yudisial, para Ketua Kamar MA, Wakil Ketua Komisi Yudisial, Sekretaris MA, para pejabat eselon I MA, Ketua Umum Dharmayukti Karini, serta Ketua dan Pengurus Dharmayukti Karini Mahkamah Agung.

Dalam sambutannya, Ketua MA menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi, loyalitas, dan integritas yang telah ditunjukkan Oyo Sunaryo selama masa pengabdiannya di lingkungan peradilan. Ia menekankan bahwa tidak mudah bagi seorang pemimpin untuk tetap teguh menjaga integritas saat jabatan membuka peluang untuk menyimpang.

“Ketika jabatan memberi Saudara peluang untuk menyimpang, tetapi Saudara tetap teguh menjadikan hati nurani sebagai kompas moral dalam menjalankan tugas dan mengambil keputusan,” ujar Prof. Sunarto. “Saudara sukses menutup masa pengabdian dengan bersih, dan menikmati masa purnabakti penuh kedamaian.”

Ketua MA juga menegaskan bahwa H. Oyo Sunaryo menutup pengabdiannya dengan husnul khatimah, tanpa catatan hitam, dan telah memberi keteladanan bagi jajaran peradilan. Ia berharap nilai-nilai yang diwariskan dapat terus menjadi inspirasi dan motivasi, khususnya bagi insan peradilan di wilayah PT TUN Jakarta.

Tak hanya kepada Oyo Sunaryo, Ketua MA juga menyampaikan penghargaan kepada istrinya, Ibu Upi Karpi, atas kesetiaan dan dedikasi yang ditunjukkan selama mendampingi sang suami bertugas, serta peran aktifnya dalam memimpin Dharmayukti Karini di berbagai tempat penugasan.

Mengakhiri sambutannya, Ketua MA mengucapkan selamat bergabung kepada H. Oyo Sunaryo sebagai anggota Persatuan Purnabakti Hakim Indonesia (PERPAHI), seraya berharap silaturahmi antarinsan peradilan dapat terus terjalin di bawah ridho Allah SWT.