Bakamla RI Perkuat Deteksi Keamanan Nuklir di Latihan MITSATOM 2025 di Malaysia

Nasional484 Dilihat

HukumID | Jakarta – Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) turut ambil bagian dalam latihan multilateral deteksi keamanan nuklir bertajuk MITSATOM 2025 yang digelar di Johor, Malaysia pada 7–11 Juli 2025.

Latihan ini diinisiasi oleh Jabatan Tenaga Atom Malaysia selaku Ketua ASEAN Network of Regulatory Bodies on Atomic Energy (ASEANTOM), seiring dengan kepemimpinan Malaysia di ASEAN tahun ini. Kegiatan tersebut juga didukung oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

Selain Indonesia dan Malaysia, latihan ini diikuti Thailand dan Singapura, serta dihadiri pengamat dari Amerika Serikat, Arab Saudi, Brunei Darussalam, hingga INTERPOL.

Bakamla RI diwakili oleh Kolonel Dr. Budhi Yuzerman yang menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Perencanaan dan Evaluasi Operasi Laut. Ia bergabung dalam delegasi Indonesia bersama perwakilan dari Bapeten, Mabes Polri, dan CBRN Brimob.

Latihan MITSATOM 2025 bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan respons negara-negara ASEAN dalam menghadapi potensi penyelundupan bahan nuklir dan radioaktif, baik di darat maupun di laut. Setiap negara peserta mengevaluasi strategi nasional mereka, mulai dari kecukupan peralatan, kesiapan prosedur, komunikasi publik, hingga penanganan medis bagi korban paparan radiasi.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara institusi dalam negeri dan lembaga internasional dalam menjaga keamanan nuklir lintas negara. Keikutsertaan Bakamla RI sekaligus memperkuat komitmen Indonesia untuk memimpin kolaborasi regional di bidang keamanan maritim dan menghadapi ancaman berbasis nuklir serta radioaktif di kawasan ASEAN.