Ketua PTA Banjarmasin Izzudin HM Purna Tugas, Wakil Ketua MA: Masa Pensiun Awal Pengabdian Baru

Hukum872 Dilihat

HukumID | Banjarmasin — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banjarmasin, H. Izzudin HM resmi memasuki masa purnabakti setelah mengabdi di dunia peradilan selama hampir empat dekade. Pelepasan secara resmi dipimpin oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung (MA) Bidang Non Yudisial, Suharto di Gedung PTA Banjarmasin, Senin (21/7/2025).

Dalam sambutannya, Suharto menyampaikan bahwa Izzudin HM adalah sosok yang layak dijadikan panutan bagi kalangan peradilan, khususnya di lingkungan peradilan agama. Ia dikenal teguh memegang nilai keadilan yang berpijak pada syariat Islam dan prinsip kehakiman yang mulia.

“Menjadi hakim di peradilan agama itu berat, sebab menyangkut perkara-perkara sensitif seperti rumah tangga, waris, hibah, wasiat, hingga ekonomi syariah. Di sinilah kecermatan, ketelitian, serta ketajaman hati nurani hakim diuji,” ujar Suharto.

Ia menambahkan bahwa menjadi hakim adalah jalan pengabdian yang penuh tantangan, baik dari aspek profesionalitas, integritas, hingga keteguhan spiritual. Karena itu, Suharto menilai Izzudin HM telah melewati fase-fase tersebut dengan penuh komitmen.

Karier Izzudin HM di dunia kehakiman terbilang panjang dan mengesankan. Ia tercatat pernah dua kali menjabat sebagai Wakil Ketua PTA di Manado (2017) dan Palu (2019). Setelah itu, ia dipercaya menduduki kursi Ketua PTA di Gorontalo (2020), Kendari (2022), Mataram (2022), dan terakhir di Banjarmasin.

“Beliau menjadi ujung tombak Mahkamah Agung di daerah. Perannya penting dalam memastikan implementasi kebijakan MA di lini terdepan, terutama di wilayah yurisdiksi peradilan agama,” kata Suharto.

Ia berpesan agar masa purnabakti dijadikan kesempatan untuk mempererat kebersamaan dengan keluarga dan memperbanyak ibadah. Menurutnya, pengabdian kepada bangsa dan negara tidak berhenti hanya karena memasuki usia pensiun.

Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh peradilan, mulai dari Ketua Kamar Agama dan Kamar Militer MA, Hakim Agung Kamar Agama, Sekretaris MA, hingga Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama. Hadir pula pejabat Forkopimda Kalimantan Selatan, para Hakim Tinggi, Ketua Pengadilan di wilayah Banjarmasin, serta pengurus Dharmayukti Karini MA dan daerah.

Suasana pelepasan berlangsung hangat dan penuh apresiasi atas dedikasi Izzudin HM selama berkiprah di dunia peradilan.