Kunjungan Kerja ke Kalbar, Jaksa Agung Tegaskan Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Nasional688 Dilihat

HukumID.co.id, Pontianak – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat pada Senin hingga Selasa, 7–8 Juli 2025. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Jaksa Agung memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran Kejaksaan se-Kalimantan Barat guna memperkuat sinergi kelembagaan dan efektivitas penegakan hukum di daerah.

Dalam arahannya, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi atas kinerja Kejati Kalimantan Barat yang dinilai berperan besar dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan. Ia menyoroti pentingnya mempertahankan kepercayaan tersebut di tengah ekspektasi masyarakat yang semakin tinggi.

“Ibarat pohon yang makin tinggi, angin yang menerpa juga makin kencang. Kritik dan serangan balik terhadap Kejaksaan akan terus datang, tapi kita harus menjawabnya dengan data, fakta, dan profesionalisme,” ujar ST Burhanuddin.

Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin

Mengacu pada hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Jaksa Agung menekankan bahwa Kejaksaan kini menempati posisi teratas dalam tingkat kepercayaan publik di antara lembaga penegak hukum lainnya. Namun, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut bukan alasan untuk berpuas diri, melainkan tantangan untuk terus bekerja lebih efektif, efisien, dan akuntabel.

Terkait penanganan perkara korupsi, Jaksa Agung kembali menegaskan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Ingat, semua orang sama di mata hukum. Tidak boleh ada perlakuan istimewa, apalagi tebang pilih,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya soliditas internal, disiplin kerja, dan integritas dalam menjalankan setiap proses hukum. Kepada seluruh jajaran di Kejati Kalbar, Jaksa Agung berpesan agar setiap tugas dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi, demi menjaga amanah masyarakat.

“Jaga kepercayaan publik dan jangan sia-siakan amanah yang telah diberikan,” imbaunya.

Dalam kunjungan kerja ini, Jaksa Agung turut didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Kejaksaan, yakni:

  • Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Ahelya Abustam;
  • Kepala Pusat Penerangan Hukum, Harli Siregar;
  • Kepala Biro Kepegawaian, Sri Kuncoro;
  • Asisten Khusus Jaksa Agung, Nurcahyo Jungkung Madyo;
  • Asisten Umum Jaksa Agung, Yusfidli Adhyaksana.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat semangat reformasi birokrasi Kejaksaan, meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat, serta menjaga marwah institusi sebagai pelopor penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis.