HukumID | Jakarta — Bea Cukai di berbagai wilayah terus memperkuat sinergi antarinstansi melalui serangkaian kunjungan kerja ke sejumlah lembaga strategis di daerah. Upaya ini sebagai bagian dari komitmen mendukung optimalisasi penerimaan negara serta penguatan pengawasan di berbagai sektor.
Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), jajaran Kementerian Keuangan yang terdiri dari Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Kepala Kanwil Pajak DIY, dan Kepala Kanwil Perbendaharaan DIY melakukan kunjungan ke Kejaksaan Tinggi DIY pada Jumat (4/7/2025). Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama untuk memperkuat pengamanan penerimaan negara.
“Kami percaya sinergi dengan Kejaksaan sangat penting untuk memastikan penerimaan negara berjalan optimal dan akuntabel,” ujar Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY, Imik Eko Putro.
Kepala Kejati DIY, Riono Budisantoso, menyambut baik langkah koordinasi ini dan menegaskan dukungan penuh terhadap kolaborasi lintas instansi.
“Kami siap bersinergi lebih erat demi kepentingan negara dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sinergi serupa juga dilakukan Bea Cukai Denpasar. Pada Selasa (8/7/2025), Bea Cukai Denpasar mengunjungi Kejaksaan Negeri Denpasar, Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), serta Kantor Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (KPSDKP) Benoa. Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak berkomitmen menjaga komunikasi intensif dan meningkatkan kerja sama dalam bidang pelayanan dan pengawasan.
Sementara itu, di Nusa Tenggara Timur, Bea Cukai Labuan Bajo mengintensifkan koordinasi melalui kunjungan ke berbagai instansi di Kabupaten Manggarai Barat. Pada Rabu (2/7/2025), Bea Cukai Labuan Bajo menyambangi Kantor Bupati Manggarai Barat, Kejaksaan Negeri Manggarai Barat, dan Kantor Pajak Ruteng. Kunjungan dilanjutkan keesokan harinya ke Loka Karantina Kesehatan, Mako Brimob, Otoritas Bandara Komodo, Imigrasi Labuan Bajo, dan Pengadilan Negeri Labuan Bajo.
Kunjungan ini sekaligus menjadi perkenalan bagi Kepala Kantor Bea Cukai Labuan Bajo yang baru, Syahirul Alim, menggantikan pejabat sebelumnya Joko Pri Sukmono Dwi Widodo.
“Dengan koordinasi yang kuat dan komitmen bersama, kami optimis kinerja Bea Cukai Labuan Bajo akan semakin maksimal dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi di wilayah ini,” ujar Syahirul.
Langkah-langkah sinergis ini menjadi bagian dari strategi Kementerian Keuangan Satu untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola keuangan negara secara terpadu di berbagai daerah.









