Kolaborasi Tanpa Sekat, Senior dan junior Bersatu di JRE!!!!

Organisasi487 Dilihat

HukumID | Jakarta – Antusiasme tinggi terhadap Kurator Night yang diselenggarakan Jimmy, Resha, Edo (JRE) terlihat dari anggota yang hadir dari berbagai daerah, mulai dari Medan, Jakarta, hingga Surabaya, diantaranya Raja hareffa, Fadlin Nasution dan Lukas Simanjuntak.

Salah satu anggota AKPI dari Surabaya, Raja Hareffa, menilai kontestasi AKPI merupakan ajang sehat untuk mengukur kemampuan para calon dalam memberikan solusi bagi anggota.

“Kontestasi ini bukan hanya bicara visi, tetapi juga implementasi. Program yang ditawarkan harus benar-benar menyentuh kebutuhan anggota,” ujar Raja usai acara Kurator Night, Rabu (20/8/2025).

Sementara itu, Kurator Senior dari Medan yang juga menjabat sebagai Ketua Presidium JRE, Fadlin Nasution menyoroti pentingnya perbaikan sistem pendidikan kurator. Menurutnya, pembelajaran selama ini terlalu menekankan aspek kognitif, padahal kemampuan praktik sama pentingnya.

“Ke depan, harus ada keseimbangan antara teori dan praktik. Selain itu, link and match juga penting agar lulusan baru langsung bisa terjun dan mendapat pengalaman,” jelas Fadlin.

Adapun Lukas menggarisbawahi persoalan yang dialami kurator di daerah. Menurutnya, tantangan di daerah berbeda dengan di Jakarta.

“Kalau di ibu kota lebih mudah karena ada jaringan senior. Di daerah, kurator muda harus berjuang keras untuk eksis. Meski begitu, semangat dan ketabahan mereka patut diapresiasi,” kata Lukas.

Ketiganya sepakat bahwa kolaborasi antar-angkatan mutlak diperlukan demi memperkuat organisasi. Gap usia tidak seharusnya menjadi sekat, sebab senior pada dasarnya terbuka untuk membimbing junior.

Menjelang pemilihan, mereka bertiga menitipkan pesan agar kepemimpinan AKPI ke depan mampu menjaga integritas serta memberi pelayanan terbaik bagi seluruh anggota.

“Pegang AKPI baik-baik, jadikan organisasi ini besar, berintegritas, dan terhormat di mata seluruh stakeholder,” tutup mereka bertiga