Deklarasi MVP, Timses Singgung Keterbukaan Laporan Keuangan AKPI

Organisasi1033 Dilihat

HukumID.co.id, Jakarta – Deklarasi pasangan calon Martin–Vardy atau yang dikenal dengan MVP untuk kepemimpinan Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) berlangsung meriah. Di balik kesuksesan acara tersebut, Ketua tim sukses MVP Dida Hardiansyah, menyampaikan bahwa acara tersebut sepenuhnya digagas dan dieksekusi oleh anggota muda AKPI.

Menurut Dida, konsep seperti ini belum pernah muncul di kontestasi serupa sebelumnya, dan kejutannya pun terasa segar di mata publik.

“Ini 100 persen karya anak-anak muda AKPI. Mereka yang punya ide, kreativitas, dan semangat luar biasa. Kalau cuma kami-kami yang ngerjain, nggak akan bisa sebagus ini,” ujar Dida disela-sela acara, Selasa (3/6/2025).

Di balik kemeriahan acara, sambung Dida, MVP juga membawa gagasan besar, pendidikan lanjutan gratis untuk seluruh anggota AKPI. Dida menjelaskan bahwa program ini lahir dari kesadaran akan pentingnya keadilan dan akses setara terhadap pendidikan bagi seluruh anggota organisasi.

“Kita mencari apa hal yang bisa diberikan secara merata kepada semua anggota AKPI. Pendidikan lanjutan itu kebutuhan semua orang, terutama untuk perpanjangan surat izin. Dengan keuangan AKPI yang memadai, ini hal kecil yang sangat mungkin dilakukan,” jelasnya.

Dida menyampaikan bahwa tim sukses MVP akan terus bergerak melalui berbagai program mingguan yang menyentuh tiga aspek: edukasi, sosial, dan kesehatan anggota.

“Kami nggak perlu sebutkan semua sekarang, nanti juga kelihatan. Yang jelas, tiap minggu akan ada kegiatan, dan semuanya untuk menunjukkan keseriusan MVP dalam membangun AKPI ke depan,” ungkapnya.

Transparansi Keuangan AKPI

Ditengah acara deklarasi Martin-Vardy Pasti (MVP) Dida menyinggung soal transparansi keuangan AKPI. Ia menyoroti tidak adanya laporan keuangan yang dibuka kepada anggota sebelum Rapat Anggota Tahunan (RAT), sebagaimana diamanatkan dalam anggaran dasar organisasi.

“Saya menjadi anggota AKPI sejak 2014 dan belum pernah melihat laporan keuangan dirilis tiga hari sebelum RAT seperti yang seharusnya. Ini bukan soal menyerang, tapi menjalankan aturan dasar. Kalau hal kecil seperti ini saja tidak dijalankan, bagaimana organisasi bisa berjalan sehat?” tegasnya.

Dida berharap kedepannya AKPI harus lebih transparan demi integritas AKPI.

“Harapan saya cuma satu, jalankan anggaran dasar. Jangan ada lagi yang ditutupi. Tahun ini biaya pendidikan operasional terbesar sepanjang masa. Mari kita buka semuanya, biar anggota bisa menilai dengan adil. Ini soal integritas dan masa depan organisasi,” tutupnya dengan tegas.

MIK