Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum dan Dukung Program Nasional

Hukum571 Dilihat

HukumID | Balikpapan – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, melakukan kunjungan kerja ke wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Kamis (22/1/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memberikan pengarahan sekaligus memperkuat komitmen jajaran Adhyaksa dalam penegakan hukum dan mendukung agenda prioritas pemerintah.

Dalam arahannya, Jaksa Agung menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh jajaran Kejati Kalimantan Timur yang dinilai berhasil menjaga citra institusi sebagai lembaga penegak hukum yang profesional dan terpercaya.

“Kinerja yang telah ditunjukkan harus terus dijaga, terutama dalam membangun kepercayaan publik terhadap Kejaksaan,” ujar ST Burhanuddin.

Ia menegaskan, Kejaksaan memiliki peran penting dalam mendukung agenda nasional periode 2024–2029, khususnya di bidang reformasi hukum dan pemberantasan korupsi sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

banner 600x600

Dalam aspek tata kelola organisasi, Jaksa Agung menyoroti capaian penyerapan anggaran Kejati Kalimantan Timur tahun 2025 yang mencapai 97,12 persen. Menurutnya, pengelolaan anggaran yang akuntabel menjadi fondasi utama bagi kinerja institusi yang transparan dan optimal.

“Walaupun terdapat penyesuaian anggaran tahun 2026, seluruh satuan kerja harus tetap menjaga kualitas realisasi anggaran dan mengoptimalkan Pendapatan Negara Bukan Pajak,” tegasnya.

banner 600x600

Pada sektor penegakan hukum, Jaksa Agung memberikan perhatian khusus terhadap penanganan tindak pidana korupsi. Di wilayah Kalimantan Timur, penyelamatan keuangan negara telah mencapai lebih dari Rp18 miliar. Ia menginstruksikan agar tunggakan perkara segera diselesaikan, khususnya kasus-kasus lama, serta mengoptimalkan pelacakan dan penyitaan aset untuk pemulihan kerugian negara.

“Penanganan korupsi tidak boleh hanya menyentuh kasus kecil seperti Dana Desa, tetapi juga harus berani mengungkap perkara besar yang berdampak luas bagi masyarakat,” katanya.

banner 600x600

Selain itu, Kejaksaan juga diminta aktif mengawal proyek strategis nasional dan daerah agar berjalan tepat waktu dan tepat sasaran. Salah satunya melalui pendampingan terhadap program prioritas nasional seperti Makan Bergizi Gratis, baik dari sisi intelijen maupun pertimbangan hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

Jaksa Agung juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas ilegal di kawasan hutan dan pertambangan di Kalimantan Timur, mengingat besarnya potensi sumber daya alam yang rawan disalahgunakan.

Menutup kunjungan kerjanya, ST Burhanuddin menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme aparatur Kejaksaan. Ia juga mengingatkan agar penggunaan media sosial dilakukan secara bijak guna menyebarkan informasi positif dan tidak merusak marwah institusi.

“Seluruh pimpinan satuan kerja harus bekerja dengan penuh tanggung jawab demi menjaga kepercayaan publik dan mewujudkan keadilan hukum di Kalimantan Timur,” pungkasnya.