1.500 Personel Gabungan Amankan Aksi Ojol di Monas dan Kedubes AS

Nasional416 Dilihat

HukumID | Jakarta – Aparat kepolisian mengerahkan lebih dari seribu personel gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Perhimpunan Ojek Online Indonesia di kawasan Silang Selatan Monas dan depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

Sebanyak 1.541 personel diterjunkan dalam pengamanan tersebut. Kekuatan itu berasal dari jajaran Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta sejumlah Polsek di wilayah Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung menegaskan bahwa kehadiran aparat bertujuan untuk memastikan aksi penyampaian pendapat berlangsung aman dan sesuai dengan ketentuan hukum. Ia memastikan seluruh personel tidak dibekali senjata api dan diarahkan untuk mengedepankan cara-cara persuasif.

Menurut Reynold, pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus untuk menjamin hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai di ruang publik.

banner 600x600

“Tugas kami adalah melayani dan mengamankan kegiatan masyarakat. Personel yang bertugas tidak membawa senjata api dan diminta selalu bersikap humanis, persuasif, serta profesional,” kata Reynold.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan para peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban selama menyampaikan aspirasi. Massa diminta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti menutup akses jalan, memprovokasi pihak lain, maupun merusak fasilitas publik.

banner 600x600

Ia juga menegaskan agar peserta aksi tidak melakukan perlawanan terhadap petugas dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.

Di sisi lain, masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan Monas diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh isu atau provokasi. Kepolisian juga mengimbau pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari potensi kemacetan selama aksi berlangsung.

banner 600x600

“Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan perkembangan dan jumlah massa di lapangan. Kami berharap dukungan semua pihak agar kegiatan ini berjalan aman dan tertib,” pungkas Reynold.