HukumID | Jakarta — Ketua Dewan Pembina Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Prof. Otto Hasibuan, menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang dipimpin Ketua Umum IKADIN, Adardam Achyar. Otto hadir sebagai undangan khusus mengingat dirinya merupakan anggota IKADIN serta pernah dua kali menjabat Ketua Umum organisasi advokat tertua tersebut.
Advokat yang saat ini menjabat Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Wamenko Kumham Imipas) menegaskan bahwa IKADIN yang berdiri sejak 1985 tetap menjadi organisasi advokat yang konsisten menjaga eksistensi dan perjuangan penegakan hukum di Indonesia.
“IKADIN adalah salah satu organisasi advokat tertua di Indonesia yang masih eksis sejak 40 tahun lalu. Saya pernah dua kali menjadi Ketua Umum, lalu diteruskan Pak Sutrisno dan kini Pak Adardam Achyar,” tuturnya saat hadiri Rakernas IKADIN, Senin (10/11/2025).
Otto menekankan ciri khas IKADIN sebagai organisasi perjuangan yang tercantum dalam Anggaran Dasar, sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal pemerintahan, termasuk mendukung agenda penegakan hukum Presiden Prabowo Subianto.
“Presiden Prabowo sedang giat memberantas korupsi, penyelundupan, judi online, dan narkoba. Itu bagian dari Asta Cita. Karena itu saya mendorong IKADIN untuk bersama pemerintah memperjuangkan tegaknya hukum,” ujarnya.
Selain mengawal agenda penegakan hukum nasional, Otto juga mendorong IKADIN membuka akses keadilan yang lebih luas bagi masyarakat kecil. Menurutnya, tidak semua masyarakat mampu menghubungi atau memulai konsultasi dengan seorang advokat.
“Banyak masyarakat yang kesulitan masuk ke kantor advokat. Jika advokat IKADIN membuka diri melalui bantuan hukum, itu sudah menolong pencari keadilan yang tidak mampu. Dengan begitu ketidakadilan bisa kita berantas,” katanya.
Otto mengakui bahwa persaingan organisasi advokat makin ketat, terutama dengan keberadaan PERADI sebagai organisasi besar yang memiliki jaringan kuat. Namun, Otto menyebut IKADIN memiliki satu keunggulan yang tidak dimiliki organisasi lain.
“Yang dimiliki IKADIN adalah semangat juangnya. Itu juga yang dulu terbawa ke Peradi. Mereka punya kekompakan dan rasa persaudaraan yang kuat, dan itu yang harus terus dijaga,” tegasnya.
Otto berharap agar IKADIN terus menjadi wadah organisasi advokat yang berperan aktif dalam penegakan hukum.
“Kita doakan IKADIN menjadi organisasi yang sukses, bisa bermitra dengan pemerintah untuk menegakkan hukum dan memberantas korupsi, narkoba, judi online, dan sebagainya,” ujarnya.









