Coki Aritonang: Misi Ramos Pardede Berbeda, Tagline “Lapor DK, Jangan Lapor Polisi” Sangat Dibutuhkan!!!

Organisasi497 Dilihat

HukumID | Jakarta — Malam puncak dukungan terhadap calon Dewan Kehormatan Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI), Ramos Pardede, berlangsung meriah. Dalam acara itu, hadir sejumlah pendukung yang memberikan dukungan langsung, termasuk Coki Aritonang yang turut menyampaikan pandangannya.

Menurut Coki, Ramos Pardede memiliki misi yang berbeda dibanding kandidat lain. Ia menilai tagline Ramos, “Lapor DK, Jangan Lapor Polisi”, adalah sebuah gagasan segar yang relevan dengan kondisi organisasi saat ini.

“Ramos ini agak lain ya. Dia punya misi yang berbeda. Bukan hanya sekadar masuk Dewan Kehormatan, tapi ada tujuan yang lebih. Tagline ‘jangan lapor polisi tapi lapor kode etik’ itu menurut saya sangat dibutuhkan oleh organisasi ini,” ujar Coki, Jumat (22/8/2025).

Sebagai anggota yang sudah lebih dari 15 tahun aktif di AKPI, Coki menilai kampanye Ramos memberikan warna baru. Hal itulah yang membuat dirinya merasa tertarik hadir dan memberikan dukungan moral.

Terkait kontestasi AKPI, baik untuk posisi ketua maupun Dewan Kehormatan, Coki menyebutnya sebagai salah satu bentuk demokrasi yang patut diapresiasi. Ia bahkan membandingkan suasana debat kandidat dengan pemilihan presiden.

“Saya kayak nonton calon-calon presiden. Keren banget. Padahal kita orang hukum, lawyer, kurator, tapi ternyata kita juga bisa belajar berdemokrasi dan memilih dengan dewasa,” katanya.

Coki juga berharap agar ke depan, forum dialog antar kandidat yang digelar HukumID seperti beberapa waktu lalu dapat dilakukan lebih sering, bukan hanya sekali.

“Kalau bisa, dialog itu jangan cuma sekali, tapi dua sampai tiga kali seperti pilpres. Itu bagus untuk demokrasi di AKPI. Semoga juga tidak ada gesekan negatif di dalam rumah AKPI,” harapnya.