Dies Natalis ke-59 Universitas Pancasila, Otty: Apresiasi Kemajuan Kampus

Hukum, Nasional469 Dilihat

HukumID | Jakarta – Suasana penuh kebersamaan mewarnai puncak peringatan Dies Natalis ke-59 Universitas Pancasila (UP) yang digelar di kampusnya, Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Mengusung tema “Pesta Rakyat: Sepenuh Hati Merawat Pancasila, Semakin Berdampak”, acara tersebut menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang UP dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila di dunia pendidikan.

Sejak pagi, ribuan sivitas akademika, dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni memadati area kampus. Beragam kegiatan digelar, mulai dari jalan sehat, bazar UMKM, pemberian penghargaan dan santunan sosial, hingga hiburan yang menghadirkan suasana kekeluargaan khas sivitas Universitas Pancasila.

Salah satu yang hadir dan mencuri perhatian adalah Otty Hari Chandra Ubayani, Ketua Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila Angkatan 1983. Ia tak menyembunyikan rasa bangganya melihat pesatnya perkembangan kampus yang dulu sempat berlokasi di Jalan Borobudur, Jakarta Pusat.

“Sebagai alumni Fakultas Hukum angkatan 83, saya kagum dengan kemajuan luar biasa yang dicapai Universitas Pancasila. Kampus ini berkembang pesat, jauh dibandingkan masa kami kuliah dulu,” ujar Otty dengan penuh semangat.

Otty mengenang masa-masa kuliah ketika kampus Universitas Pancasila masih sederhana. Kala itu, nama kampus kerap menjadi bahan gurauan di kalangan mahasiswa.

“Dulu kalau ditanya kuliah di mana, dan dijawab Universitas Pancasila, sering jadi candaan. Ada yang bilang kami kuliah di ITB, singkatan dari Institut Tikungan Borobudur. Ada juga yang bertanya, ‘kuliah di sila ke berapa?’,” kenangnya sambil tersenyum.

Meski demikian, Otty menegaskan bahwa para alumni tetap bangga menjadi bagian dari Universitas Pancasila. Semangat pantang menyerah dan tekad untuk berprestasi menjadi bekal utama dalam meniti karier.

Kini, kata Otty, transformasi Universitas Pancasila terlihat nyata. Dengan fasilitas yang semakin lengkap, pengelolaan yang profesional, serta akreditasi unggul, UP telah menjelma menjadi salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Indonesia.

“Perkembangan fisiknya luar biasa. Gedung-gedung baru, lokasi yang luas, dan dukungan dari pimpinan universitas membuat UP semakin diperhitungkan. Apalagi dengan kehadiran Bang Dasco (Sufmi Dasco Ahmad) yang kini menjadi Wakil Ketua DPR RI, kiprah universitas ini makin dikenal luas,” tuturnya.

Lebih jauh, Otty juga mengungkapkan kebanggaannya karena sang anak kini mengikuti jejaknya dengan melanjutkan studi di Universitas Pancasila.

“Anak saya saat ini kuliah di program Magister Kenotariatan (MKn). Itu bukti nyata kalau kampus ini berkualitas. Kalau tidak bagus, tentu anak saya tidak akan memilih kuliah di sini,” katanya.

Menurut Otty, banyak alumni Universitas Pancasila yang kini sukses berkarier, baik di sektor pemerintahan maupun swasta. Ia mencontohkan beberapa nama yang menempati posisi strategis, mulai dari pejabat negara hingga direktur perusahaan besar.

“Kita punya alumni seperti Bang Dasco di pemerintahan, ada juga direktur Lion Air dari UP, bahkan ada teman seangkatan saya di Fakultas Hukum yang kini menjadi hakim di Pengadilan Militer,” ungkapnya.

Menutup perbincangan, Otty berharap momentum Dies Natalis ke-59 tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperkuat kolaborasi antara alumni dan kampus dalam pengembangan keilmuan dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Saya berharap alumni bisa ikut mensupport UP agar terus berkembang. Kepada generasi muda, terutama Gen Z, jangan cepat menyerah. Seperti pesan Menteri Keuangan, kita akan kaya bersama, kita akan maju bersama. Jadi, mari terus berinovasi dan tunjukkan prestasi agar Universitas Pancasila semakin diakui,” pungkas Otty, yang kini berprofesi sebagai Notaris di Jakarta Selatan.