Resmi Mendaftar, Rafles-Nahot Tawarkan Perlindungan Nyata untuk Anggota AKPI

Organisasi699 Dilihat

HukumID | Jakarta — Pasangan Nien Rafles Siregar dan Andreas Nahot Silitonga resmi mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum  Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) periode 2025-2028. Pendaftaran dilakukan pada Senin (21/7/2025) pagi dengan menyerahkan seluruh dokumen persyaratan yang telah ditentukan oleh Panitia Pemilihan.

“Kami memilih Senin pagi ini untuk mendaftar. Semoga menjadi waktu yang baik dan menjadi awal yang baik bagi tim kami,” ujar Rafles usai penyerahan berkas.

Rafles menyatakan motivasi pencalonan mereka didasarkan pada pengalaman panjang di AKPI dan kesiapan untuk mengabdi lebih besar bagi kepentingan organisasi. 

“Kami sudah menjadi bagian dari AKPI cukup lama dan saat ini kami siap untuk mendedikasikan diri bagi kepentingan dan kebesaran AKPI,” ungkapnya.

Mengusung visi untuk melayani anggota dengan integritas, Rafles-Nahot juga berkomitmen membangun sinergi dengan berbagai pihak dan berinovasi dalam memberikan layanan baik kepada anggota maupun masyarakat umum.

“Kami akan mengedepankan sinergi, baik internal sesama anggota AKPI, maupun eksternal dengan pemerintah dan para penegak hukum. Tujuannya agar profesi kurator dan pengurus semakin dipahami masyarakat dan aparat penegak hukum,” jelas Nahot.

Ia juga menyinggung masih adanya kriminalisasi terhadap kurator dan pengurus dalam menjalankan profesinya. 

“Tantangan terbesar adalah menyamakan persepsi dengan aparat penegak hukum, agar ke depan perlindungan terhadap anggota bisa dimaksimalkan,” katanya.

Tak hanya itu, pasangan ini berkomitmen menjadikan AKPI lebih berperan aktif dalam diskusi dan reformasi hukum kepailitan serta dalam proses pembuatan kebijakan. 

“Kita ingin sebelum kebijakan dibuat, suara AKPI sudah didengar dan diberikan ruang untuk memberi masukan,” sambung Rafles.

Menjawab pertanyaan soal keunggulan dibanding kandidat lain, Nahot menegaskan bahwa mereka memiliki rekam jejak nyata dalam membela anggota. 

“Apa yang kami tawarkan bukan sekadar janji. Kami sudah melakukan pembelaan anggota. Ke depan, kami ingin menginstitusikan bantuan hukum ini supaya manfaatnya lebih besar dan skalanya lebih luas,” tegasnya.

Rafles-Nahot juga memberikan apresiasi kepada seluruh tim sukses yang telah mendukung proses pendaftaran.

“Semangat dari tim menular kepada kami. Terima kasih sebesar-besarnya kepada tim yang selalu setia menemani. Semoga perjuangan ini bisa terbayar dengan kemenangan pada 26 Agustus 2025 nanti,” tutupnya.