Gelar Rapat Pleno & HBH, PP INI Bahas Isu Hangat dari Penyempurnaan AD/ART Hingga Sukseskan Program Presiden

Organisasi788 Dilihat

HukumID.co.id, Jakarta – Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (PP INI) hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang diketuai oleh Irfan Ardiansyah menggelar halal bihalal sekaligus rapat pleno. 

Acara yang dihelat di Manhattan Hotel Jakarta, Senin (28/4/2025) ini mengusung tema “Dengan Silaturahmi Kita dan Rekatkan Harmonisasi Organisasi”, dan dihadiri pengurus serta jajarannya yang berjumlah ± 150 orang.

Irfan Ardiansyah atau yang biasa disapa Uthen menyebut selain halal bihalal untuk memperkuat tali silaturahmi antar pengurus yang di pusat, dibarengi dengan rapat pleno yang dilakukan secara rutin.

“Selain itu, kami juga mengadakan pleno dimana ini adalah kegiatan rutin yang kami laksanakan sesuai aturan yang ada, dimana beberapa bulan sekali kami melakukan pleno,” ujar Irfan selepas acara.

Lebih lanjut Irfan mengatakan, dalam pleno masing-masing bidang yang ada melaporkan apa saja yang sudah dilaksanakan atau ada ide apa yang akan dijalankan atau dilakukan ke depannya. Perjalanan pun tak hanya sampai di sini, karena ke depan juga kita akan membuat aturan dan menyesuaikan waktu dan tempat sehingga bisa lebih maksimal. 

“Kami juga melakukan komunikasi dua arah, dimana ada ketua, sekum, bendum dan pengurus lainnya khusus PP INI. Kordinasi juga kami lakukan antar wilayah untuk mengetahui bagaimana perkembangan wilayah INI, dengan pertemuan ini kami berharap informasi bisa menyebar luas ke daerah seluruh Indonesia,” imbuhnya. 

Dalam rapat pleno tadi, lanjut Irfan, laporan yang diberikan sangat bagus tentunya kami juga ingin memaksimalkan seluruh anggota jangan hanya para pengurus. Optimalisasi organisasi bisa signifikan laporan jelas dan secara tertulis ada. 

“Itulah yang saya sampaikan secara global dalam pleno tadi, karena kalau saya rinci perbidangnya maka akan banyak sekali seperti pembahasan IT, website, diklat dan lain-lain. Intinya kami ingin mengoptimalisasi informasi agar seluruh Notaris dan masyarakat luas mengetahuinya,” jelasnya. 

Mantan Ketua INI Pengwil Jabar tersebut mengungkapkan dalam pleno tadi salah satu agendanya adalah penyempurnaan AD/ART dan Permen-Permen (Peraturan Menteri,red) yang ada kita bahas semuanya di sini dan akan disebarluaskan. 

“Kami ingin mengakomodir bagaimana aspirasi dan permen yang akan keluar kami pasti dipanggil untuk memberikan masukan, kita akan kumpul dan samakan satu persepsi ketika dimintai hal tersebut dan akan kita sampaikan,” ucapnya.

Di kesempatan itu Irfan juga menjelaskan usai jajaran bertemu dengan Kementerian Koperasi, dimana Notaris akan dapat kerjaan untuk mendampingi koperasi yang ada di seluruh Indonesia. Kerjaan tersebut juga bukan berarti kami ingin dapat itu, tapi pemerintah mengundang kami melalui Menteri Koperasi. 

“Mereka meminta INI berkoordinasi, karena akan dilaksanakan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia dan terorganisir suatu kesatuan dan yang akan dipakemkan. Kami diminta untuk melakukan koordinasi mensukseskan program tersebut,” katanya. 

Lanjut Irfan, adapun cara rekruitmen adalah kami membentuk adhoc kebutuhan satu masa seluruh legal. Kami kordinasi dengan para ketua wilayah sampai pengda yang ada di seluruh Indonesia. 

“Kami ingin berkomitmen untuk mensukseskan program Pak Prabowo. Kita tidak mematok serta merta PNBP nol rupiah kita bicara rasional, jasa nanti kementrian yang akan membahas kita akan simulasi dan mungkin akan dilakukan saat ultah koperasi,” bebernya. 

Acara ini juga dihadiri perwakilan anggota luar biasa (ALB) yang menyerahkan cinderamata kepada INI KLB. 

Irfan menegaskan kehadiran ALB ini bentuk perhatian khusus terhadap organisasi. Namun, Irfan mengklaim kehadiran ALB di acara halal bihalal bukan rapat pleno.

“Para ALB merasa membutuhkan wadah organisasi yang tidak sewenang-wenang pada pengurusnya, kehadiran ALB adalah karena meminta diundang dalam kegiatan hari ini,” tegasnya.