Resha Tegaskan Komitmen Perjuangkan Kurator dan Pengurus, Optimistis Menangkan AKPI!

Organisasi541 Dilihat

HukumID | Jakarta – Jimmy Resha Edo (JRE) menutup rangkaian kampanye dengan doa bersama di Masjid Sunda Kelapa, Jumat (22/8/2025) sebagai wujud kesyukuran atas perjalanan selama enam bulan terakhir.

Calon Sekjend AKPI Resha Agriansyah menyebut sejak dideklarasikan JRE telah melaksanakan hampir 40 kegiatan di berbagai wilayah, mulai dari seminar nasional, diskusi, hingga kegiatan sosial dan budaya.

“Alhamdulillah semua kegiatan berjalan lancar dan positif. Bahkan banyak dukungan luar biasa dari teman-teman anggota AKPI di berbagai wilayah, terutama Jakarta. Itu menjadi semangat bagi kami untuk terus konsisten berjuang,” ujar Resha.

Dalam visi-misinya, Resha menegaskan pendidikan sebagai prioritas utama. Program yang ditawarkan mencakup pendidikan dasar, lanjutan, hingga peningkatan kompetensi praktis bagi kurator dan pengurus.

“Kami ingin AKPI lebih progresif dan bermartabat, dengan penguatan wilayah, pendidikan berkualitas, hingga kerja sama antar lembaga,” jelasnya.

Selain itu, Resha juga menyoroti tantangan yang dihadapi kurator dan pengurus dalam melaksanakan tugas sesuai amanah Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan PKPU. Banyak problematika lapangan dinilai masih menghambat profesionalisme anggota.

“Tantangan ini harus diselesaikan dengan komitmen organisasi. Kami ingin melindungi seluruh anggota agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik dan memberi manfaat,” tegasnya.

Menurut Resha, meskipun saat ini terdapat beberapa asosiasi kurator di Indonesia, AKPI tetap menjadi organisasi tertua dan berpengalaman. Oleh karena itu, JRE menilai penting untuk menjaga integritas dan konsistensi organisasi dalam mengawal profesi kurator.

Menjelang pemilihan pimpinan AKPI pada 26 Agustus 2025, JRI menyatakan optimismenya.

“Kami sudah berusaha maksimal, sekarang kami serahkan hasilnya kepada Sang Pencipta. Semoga usaha kami memberi manfaat bagi anggota AKPI,” tutupnya.