HukumID | Jakarta – Jimmy, Resa, dan Edo (JRE) menutup rangkaian kampanye dengan doa bersama di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (22/8/2025). Acara ini dihadiri langsung oleh tim inti dan pendukung JRE setelah enam bulan penuh menggelar 40 kegiatan kampanye di berbagai daerah.
Ketua pelaksana (Ketupel) Doa Bersama JRE, Fadli, menyebut bahwa doa bersama ini menjadi simbol penutup perjuangan panjang yang telah mereka lakukan.
“Ikhtiar-iktiar sudah kita laksanakan. Ini sudah jalur langit. Ikhtiar kita sudah full, sisa kita serahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mengabulkan harapan kita,” ujar Fadli.
Ia menjelaskan, pemilihan Masjid Sunda Kelapa sebagai lokasi kegiatan memiliki makna tersendiri. Selain karena banyak senior dan kader JRE yang memiliki sejarah dengan kawasan tersebut, masjid juga dianggap sebagai rumah ibadah bersama yang memberi nilai spiritual dalam perjuangan politik organisasi.
Fadli menilai JRE merupakan kombinasi yang ideal dalam kepemimpinan AKPI. Menurutnya, visi “AKPI for All, All for AKPI” mencerminkan tekad JRE untuk melayani seluruh anggota, bukan hanya segelintir pihak.
“Ini kolaborasi yang sempurna. Mereka memiliki visi dan tujuan yang sama, yaitu melayani seluruh anggota. Itu yang menjadi substansi dari jargon AKPI for All, All for AKPI,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Fadli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendukung yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan materi demi mendukung JRE.
“Hanya ucapan terima kasih yang bisa kami berikan. Ini kebanggaan bagi kami. Harapan kami, semua tetap sehat sampai tanggal 26, yakin usaha sampai. Ikhtiar sudah full, kini biarlah Tuhan yang menentukan,” tutupnya.









