HukumID | Jakarta – Penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi Konsultan Kepailitan yang digelar Asosiasi Profesi Konsultan Hukum Bisnis Indonesia (APKHBI) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk akademisi dan praktisi hukum senior. Salah satunya datang dari Prof. Dr. Dhaniswara K. Harjono, S.H., M.H., MBA, yang menilai keberadaan konsultan kepailitan sangat dibutuhkan di Indonesia, terutama bagi masyarakat pencari keadilan dan dunia usaha.
“Konsultan kepailitan ini dibutuhkan bagi masyarakat pencari keadilan. Sering kali yang berhadapan bukan hanya para kreditur dan debitur, tapi juga masyarakat, karyawan, hingga konsumen. Kepailitan itu aksi terakhir bagi pihak yang dianggap melakukan pelanggaran hukum, sehingga dibutuhkan konsultan yang benar-benar profesional,” ujar Prof. Dhaniswara di sela kegiatan, Senin (29/9/2025).
Menurutnya, pelatihan dan sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan tanggung jawab moral untuk melahirkan tenaga konsultan yang memiliki keahlian memadai di bidang kepailitan.
“Tugas konsultan itu memberi nasihat, konsultasi, hingga mengarahkan penyelesaian masalah. Bukan hanya kompetensi hukum yang dibutuhkan, tapi juga keahlian teknis, termasuk di bidang keuangan. Itu yang selama ini sering kurang,” tegasnya.
Menanggapi pertanyaan soal kondisi hukum di Indonesia yang dinilai masih “carut-marut”, Prof. Dhaniswara menyatakan bahwa kehadiran konsultan kepailitan menjadi solusi penting untuk memperbaiki tata kelola penyelesaian utang-piutang.
“Kalau dibutuhkan? Sangat dibutuhkan. Kasihan para pencari keadilan, karyawan, masyarakat, dan para pelaku usaha. Konsultan kepailitan bukan sekadar advokat atau kurator. Mereka harus mampu menyusun proposal restrukturisasi, rencana penyelamatan perusahaan, hingga analisis keuangan,” jelasnya.
Ia juga berharap kehadiran konsultan kepailitan mampu memberi masa depan yang lebih baik bagi dunia kepailitan dan PKPU di Indonesia.
“Selama ini yang sering jadi korban adalah pelaku usaha, baik skala besar maupun UMKM. Padahal mereka tulang punggung perekonomian. Konsultan kepailitan yang profesional akan sangat membantu mereka,” ungkapnya.
Di akhir wawancara, Prof. Dhaniswara berpesan agar semua pihak terus berbenah demi melayani masyarakat dengan lebih baik.
“Jangan pernah menyerah terhadap permasalahan yang ada. Kita semua tahu solusinya. Yang penting kita bergandengan tangan, tidak saling menyalahkan, dan fokus mengatasi masalah dengan profesional,” pungkasnya.








